Monday, May 29, 2006

Learn to live with it and learn from it


I guess what ika and amellie said are right..



There're no point in running away and forgetting your history. Learn to live with it, and furthermore, learn from it. By the way, found an interesting story from muhandis192 in if_stttelkom mailing list. Just a kind of story that we might need.




Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia. Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya.



Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan.



"Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..", ujar Pak tua itu. "Pahit. Pahit sekali", jawab sang tamu, sambil meludah kesamping. Pak Tua itu, sedikit tersenyum.



Ia lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu. Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu.



"Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah." Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi, "Bagaimana rasanya?". "Segar.", sahut tamunya. "Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?", tanya Pak Tua lagi. "Tidak", jawab si anak muda.



Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu.



"Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama. "Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan
kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu."



Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat. "Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan."



Keduanya lalu beranjak pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu.Dan Pak Tua, si orang bijak itu, kembali menyimpan "segenggam garam", untuk anak muda yang lain, yang sering datang padanya membawa keresahan jiwa.


Wednesday, May 24, 2006

Sucks..


Sucks..



2 hari ga bisa kemana-mana gara-gara keran bocor..



Sebodo amat ah, besok gw mau pulang ke Bengkulu. Waktu yang tepat. Itung-itung melupakan Jakarta, Bandung, dan.. 'dia'..



Apalagi hari minggu Bunda ulang tahun..



Semoga, nanti pulang ke Jakarta udah ga blank lagi seperti beberapa hari ini..



Berikan aku kekuatan dan semangat, ya Rabb..

Curhat


"..cinta itu tidak harus memiliki.."

"..cinta itu butuh pengorbanan.."



I guess you're right guys..

Just hoping that she'll live happily ever after..

Amiin..

Monday, May 15, 2006

Flash Back and Redefine


Hmm.. :/



Berapa hari terakhir ini, lumayan sering baca postingan tentang A-Z nya blogging. Mulai dari oom Heri dengan Blogflow Quadrant-nya, tante Lita dengan gimana beliau menilai suatu blog, dan baru saja selesai membaca jenis-jenis Blogger karya oom Budi Putra.



dan..



Hmm.. :/ *confused*



Akhirnya kembali ke pertanyaan awal yang dulu sering kutanyakan pada diri sendiri saat akan memulai halaman ini. "Ngapain sih gw nge-blog?". "Blog gw mau diisi apa ya?". "Penting ya punya blog?". Dan pertanyaan-pertanyaan dasar lainnya yang akhirnya menghantarkanku pada bulan ke-4 blog ini. (Ya.. Ya.. Memang sudah membuat blog ini sejak setahun lalu, tapi blog ini baru hidup selama 4 bulan. Gitu..)




"Ngapain sih gw nge-blog?", "Blog gw mau diisi apa ya?", "Penting ya punya blog?"



Pertama kali *jujur neh* nge-blog karena ikut-ikutan. Februari 2005 lalu. Postingan pertama, kedua, dan ketiga adalah postingan-postingan yang *aku akui* sangat tidak penting. Hanyalah cara seorang mahasiswa tingkat akhir untuk melepaskan diri dari jenuhnya ngerjain TA tiap hari. So, buat account di blogger, register, dan create new blog. Kemudian, karena memang tidak niat nge-blog, dan juga belum tau asyiknya bercerita, akhirnya selama satu tahun blog ini kosong, statis, hiatus.



Kemudian, setelah mendapatkan kembali akses internet yang reliable (baca: gratisan), akhirnya kembali menuliskan cerita-cerita tidak penting lain di blog ini. Diawali dengan tindakan narsis setelah membaca postingan dhia, berlanjut dengan menemukan entri di google tentang blog yang terbuang ini, akhirnya kembali dan melakukan pembenahan di sana-sini. Pembenahan teknis itu bukan hal yang utama. Yang lebih penting, memaksa diri untuk lebih seneng menulis.



Lalu bingung, apa sih yang mau ditulis. Akhirnya mulai dari cerita-cerita sehari-hari, hal-hal menarik yang ditemuin di internet, hingga berita seputar acara jazz di kompleks. Hihi.. Sporadic.. That's the word..



Dan semenjak punya blog ini, berasa ada sesuatu yang harus kita jaga dan pelihara. Jadi inget waktu lagi boomingnya Tamagotchi dulu. Bayangin orang-orang pada care banget ama peliharaannya, padahal kan cuma mainan yang *kayanya* ga penting. Tapi ternyata, perasaan memiliki seperti ini sangat berharga. Sehingga akhirnya tidak peduli apa kata orang, tetep aja menuliskan postingan dengan tema bermacam-macam.



Apalagi akhirnya jadi tau banyak soal apa yang ada di pikiran orang. Bahkan bisa baca cerita-cerita lucu untuk sedikit merilekskan pikiran. Dan yang tak kalah penting, still keep in touch with my friends yang sudah entah di mana.



Tapi kemudian membaca tulisan-tulisan di atas tadi. Think I need to redefine my self and this blog a little bit..



Tapi tetep, I love blogging. Do you..?


Saturday, May 13, 2006

Gempa?


Katanya Jakarta juga ikut terguncang gempa kemaren. Iya? Serius? Emang sih, di detik juga ada beritanya. Tapi kog gw ga kerasa ya? Hmm.. Mungkin waktu dipanggil si bos (Hi Bos™..!!) ke ruangannya. Jadi tiap detik berasa gempa. Wakaka.. :)




Anyway, setiap ada berita/ kasak-kusuk/ gosip/ artikel tentang gempa, gw selalu teringat pengalaman sekali-dua-kali-tiga-kali seumur hidup yang berkaitan dengan gempa. Tidak lain dan tidak bukan adalah waktu Bengkulu dilanda gempa berkekuatan 7.3 SR. Ever imagine that? Gempa sebesar itu, bukan di pulau seberang, bukan di negara tetangga, but on your own backyard..




23.50-an. Lagi asyik-asyiknya tiduran, bersiap untuk bermimpi indah guna menyongsong hari depan yang lebih baik *halah*. Tidak ada angin, tidak ada hujan (literally).. Namun tiba-tiba suara gemuruh datang. Sering liat film-film yang ada gempanya? Saat tiba-tiba atap rumah bergetar, rak-rak dan lemari bergoyang samba, menumpahkan segala isinya? Ya, begitulah yang terjadi malam itu. Celakanya, pintu depan dikunci. Ayah memang sedang pergi malam itu, biasa pekerjaannya memang tidak mengenal waktu. Tapi jadinya, kepanikan melanda seisi rumah gara-gara kunci pintu depan tidak ditemukan. Mana pula waktu itu adik gw yang paling kecil baru berumur 5 tahun. Unimaginable.. Akhirnya lari ke belakang rumah, ke arah kebun yang baru saja digarap. Gempa datang dan pergi selama beberapa saat. Tapi Ahamdulillah semua selamat. Rumah pun selamat. Aneh sebenarnya, karena berjarak 4 rumah di sebelah kanan kami, rusaknya parah. Kayanya tepat di perpatahan tanah, sehingga rumah-rumah yang berada di jalur itu, semuanya hancur. Tanah di bawahnya retak, sehingga pondasi rumah tidak dapat bertahan utuh..



Pekan-pekan itu, berita tentang gempa susulan, atau isu tsunami terus beredar. Ya, tsunami bisa saja terjadi, karena pusat gempa terletak di lepas pantai. Gempa-gempa setelah itu masih banyak bersusulan. 5 SR, 4 SR, dan berbagai gempa kecil yang jumlahnya cukup banyak.



Sehingga waktu kantor ribut gara-gara gempa kemaren, dalam hati gw berkata : "Hmm.. Untung gempanya tidak seperti gempa waktu itu. Or else, entah sudah jadi apa Jakarta detik ini.."


Monday, May 08, 2006

Weekend Dalam Perburuan Motor Seken


Weekend ini terasa sangat berbeda dengan weekend normal yang pernah gw jalani di Jakarta. Biasanya, yang namanya weekend itu adalah masa-masanya istirahat. Kalaupun ga istirahat fisik, weekend itu dipakai buat jalan-jalan, cuci mata, mengistirahatkan otak dari kerjaan. Tapi berbeda dengan weekend kemaren. Feels like the real world Mission:Impossible.. *halah* Weekend kemaren, gw akhirnya menghabiskan 2 hari penuh untuk berburu motor seken di Jakarta. Ternyata, tidak semudah yang gw bayangkan. Mengingat emang yang dicari adalah yang berharga miring dan berkualitas tegak lurus.. *nahh lho..*




Primary Targets :


  • 1 unit Kawasaki Ninja/ Honda Tiger, tahun 2001-2003, harga 11-13 jutaan, kondisi OK, surat lengkap
  • 1 unit Honda Legenda/ Astrea Grand, tahun 2001-2003, harga 3 jutaan, kondisi layak, surat lengkap
  • Target sudah harus berada dalam perjalanan ke Bengkulu pada hari Senin, 8 Mei 2006. ETA 2 days to Bengkulu.



Secondary Targets :




Team Member :


  • Me (!!!)
  • Erik Rosadi
  • Bang Yayan (abang nya Erik)
  • Erik Palades



Mission Summary :


Erik dan bang Yayan tiba dari Bengkulu Jumat siang. Secara gw masih kantor jam segitu, akhirnya mereka singgah di tempat Erik P dan baru gw jemput malemnya sepulang dari kantor. Anggota tim kemudian menginap di BSD City seraya membahas Mission Plan buat keesokan harinya.


Bangun pagi, langsung mencari harian Pos Kota sebagai bekal utama berburu motor seken di Jakarta. Ketemu beberapa iklan baris yang menarik. Mulai kontak target, dan langsung meluncur ke sasaran. Setelah beberapa kali mengalami kegagalan dalam mengejar target-target yang ada, akhirnya menemukan target berikutnya. Kawasaki Ninja 11.* juta. Janji ketemu di Ciputat. Akhirnya motor berhasil direbut dengan segala daya dan upaya.


Hari kedua, perburuan dilanjutkan untuk mencari primary target kedua. Akhirnya menemukan 2 target potensial. 1 di daerah ciganjur dan 1 lagi di sekitar pasar minggu. Target pertama, harga dibuka dengan nominal 3.8 juta. Tapi.. Ya ampyunn!! Tuh bapak pede aja ngebuka dengan harga segitu. Secara motor itu udah pernah kebalik, terus knalpotnya udah ga orig, terus bodinya udah banyak yang peot. SKIP!! Target kedua lumayan, dan setelah nego2.. akhirnya berhasil diboyong dengan harga 3.* juta saja. Oia, btw, sempet juga nanya ke showroom motor seken. Ternyata barang kaya gitu dihargain 5 jutaan klo udah masuk showroom. Gila!!


Setelah kedua motor didapatkan, masalah berikutnya adalah menemukan cara mengirimkan keduanya ke Bengkulu. Akhirnya diputuskan untuk menggunakan jasa ekspedisi di suatu tempat di Daan Mogot. Rada kurang meyakinkan sih.. Yahh, semoga gapapa..


Kemudian, setelah urusan motor selesai, perburuan dilanjutkan ke secondary targets. Jam 19.30 nyampe di ITC Roxy Mas. Akhirnya dapet Ericsson T28 seharga 225rb. Wheww..!! Ternyata masih ada yang jual lho!! Itu kan hapenya gw waktu jaman2 semester 1 dulu (5 tahun yang lalu?!). Hiks.. Jadi serasa tua.. Nostalgia deh.


Terus, karena udah kepalang di ITC Roxy Mas, akhirnya nonton M:I III di tempat yang sama. Kinda cool though. Tapi gw ga akan ngebahasnya ah. Males.. I just enjoy the show as one of the best action movie of the year. That's it.. Hehe.. :P Meskipun.. (tetep dibahas).. Gw tidak akan merekomendasikan ITC Roxy Mas buat para pencinta movie. Ga nyaman euy.. Kursi yang agak ga beres, gambar yang rada sedikit kurang fokus sih biasa. Cuma sound nya itu lohh. Ga banget. Udah berisik, terus dentuman bass nya nyarisss... ga ada! Yahh, wajar aja sih dengan harga tiket yang Rp.20.000,- saja. Tapi tetep, klo disuruh milih, gw mendingan nonton di WTC Matahari Serpong yang lebih deket rumah dan lebih murah (Normal: Rp.17.500,- Nomat: Rp. 10.000,-).. (Ya iya lahh.. :P)



Hal lain yang gw dapat dari kisah selama 2 hari ini, adalah betapa harian Pos Kota ternyata bisa jadi sumber informasi yang powerfull. Maksud gw, setau gw kan harian ini biasanya berisikan berita2 dan iklan yang (maaf) tidak begitu berbobot gw perlukan. Tengok saja isi headlines nya, ato iklan2 ramalannya, ato 'cerpen'2nya.. Tapi ternyata iklan baris Pos Kota cukup ampuh dan tidak biasa. Selain iklan baris mobil dan motor, kemaren gw menemukan ada yang berani jual N9500 baru seharga 3.9 juta? Beneran neh?? Dapet dari mana tuh barang??



Anyway, all mission accomplished. Tim kembali ke peraduan nya masing2. And here I am. Duduk di depan kompie di kantor. Menguap dari tadi gara2 2 hari ini nyupir mobil seharian muter-muter Jakarta.



Tidur ahh.. ZZZzzzzzz....


Friday, May 05, 2006

Jajan Jazz #3


Akhirnya kemaren sempet juga dateng ke another Jajan Jazz. Berawal saat kemaren akan berangkat ke kantor pake transBSD. Tak sengaja terlihat sebuah spanduk dengan layout yang lumayan familiar. Ahhh!!! Ternyata Jajan Jazz itu hari ini!! Langsung keluarin HAPE, sms japir aka wongacid aka jazztro (jadi nick lo apa sih men??!). Soalnya dari kemaren2 udah janji mo kasih tau dia kalo Jajan Jazz mo maen lagi.



mbu: bro, ternyata Jajan Jazz hari ini!! ntar klo lo jadi dateng, nginep tempat gw aja!

japir: ok bro, tapi gw ga bawa baju neh!!

mbu: tenang.. hehe..



(Pembicaraan ga penting antara dua insan manusia di suatu pagi di hari kamis yang cerah.. *halah*)



Eniwai.. Akhirnya dateng ke Jajan Jazz bersama 2 insan manusia, si japir tadi dan si yudi (klo yang ini, rada dipaksa ikut secara rumah dia juga deket banget ama tempat nya Jajan Jazz.. hehe.. pemaksaan!). Secara umum, gw ga bisa nulis banyak men!! Bingung juga apa yang mo direview. Secara Jajan Jazz #3 ini barisan band2 nya rada berbeda dengan Jajan Jazz #2 bulan lalu. Sementara bulan lalu Jajan Jazz penuh dengan band2 indie (?) dan band2 festival yang maen, sekarang band2 semacam itu udah ga terlalu banyak. Tapi bukan berarti suguhannya ga OK! Malah Jajan Jazz kemaren banyak dipenuhi musikus Jazz senior. (Siapa aja pir? Gw ga kenal euy.. Kan lo yang tau..!) Sehingga suguhannya pun tidak berkesan 'ekperimental', namun benar2 musik Jazz dengan lagu2 Jazz standar yang ciamik. *sigh*



Eniwei (lagih..), dapet kejutan dari MC. Untuk Jajan Jazz bulan depan, akan ada 2 X!! Yang pertama, tanggal 1 Juni 2006, yang merupakan kegiatan Jajan Jazz bulanan. Tetep gratis. Dan semoga dengan band2 dan musikus yang tetap ciamik!! (Uoohh, I wanna see StarLite..) Dan satu lagi akan diadakan sebagai kegiatan tambahan (?) dengan sponsor BSD City. Cuma tanggal nya gw ga begitu nangkep. Hmm.. Liat-liat berita di sini aja kali ya..



Udah ah.. Nulis panjang2 juga ga bakal ngaruh kalo ga pada dateng sendiri! See you on next Jajan Jazz!! :)



*Hmm.. Sebenernya pengen nge-upload cuplikan Jajan Jazz kemaren, tapi SD card nya lupa bawa.. Maap.. :(*

Thursday, May 04, 2006

Flixster


Setelah baca postingan ini akhirnya browsing ke www.flixster.com. And I think this is kinda interesting. Kita bisa review movie lebih gampang, dan bisa lihat review sebuah film dari temen2 kita. Anyway, in case you're interesting, add me as your friend, will you? :)

Jajan Jazz


Gonna make it quick. The next Jajan Jazz on BSD City is TODAY (May 4, 2006) !!! Same place, same time. See you there.. :)

Wednesday, May 03, 2006

2 Mei


Setiap tanggal 2 Mei, ada 2 hal yang terlintas di benak gw.



Pertama, 2 Mei itu ulang tahunnya Donga (Rudi Hardian Dewantara), temen gw sejak SD. Hmm.. But people change yahh (or maybe: I have changed?). Yang jelas, waktu SD dulu, gw dan dia lumayan deket. Sekelas, sering maen Atari (wakaka.. ada yang masih inget Atari ga?), dan lumayan sering melakukan hal-hal ga penting bersama. Tapi setelah gw pindah, dan akhirnya ketemu lagi waktu SMP dan berlanjut hingga SMA, dan ternyata things going in different ways. And it's OK! Tapi maksud gw, pernah ga sih lo punya temen yang kaya gitu? Suatu waktu deket banget, tapi di lain waktu kalian hanyalah temen biasa. Kinda funny sometimes how things going on between you and your friends. Anyway, jadi 2 Mei itu ultahnnya Donga, dan guess what..?? Donga dan Ditha rencananya beberapa bulan lagi mo nikah ne..!!! Hhuhh.. Mupeng abis!! Tahun ini kog banyak temen gw yang nikah ya? Gw yang jomblo ini kapan donk??!



Kedua, kita memperingati 2 Mei -yang hari kelahirannya Ki Hajar Dewantara itu- sebagai hari pendidikan nasional. Tapi yang membuat miris, kog berita di tipi kemaren malah tentang tawuran pelajar dan kondisi kerusakan sekolah di seluruh Indonesia. Nahh lho..




Gw belom pernah ikut tawuran, dan gw bangga akan hal itu. Maksud gw, yang namanya pelajar itu harusnya belajar donk. And I'm not talking about guys-who-reading-books-all-the-time students. Tapi setidaknya yang namanya pelajar itu pergi ke sekolah dan melakukan hal-hal yang membuat dirinya menjadi lebih baik, apapun pengertiannya itu bagi pelajar yang bersangkutan. Yang jelas, do something positive! Tawuran is so far away from that!! Bikin malu sekolah, tau ga sih! Klo emang ada masalah yang emang harus diselesaiin dengan berantem, ya berantem aja! Ga udah usah pake identitas diri sebagai pelajar donk. Gw juga pernah berantem, tapi bukan sebagai pelajar. Ngerti kan? Klo begitu kasusnya, then it's your own business. Dan gw ga peduli. Tapi jangan berantem sebagai pelajar (apalagi tawurannya abis Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional?). Malu men..



Alhamdulillah, gw sekolah di tempat yang layak, meskipun itu sekolah negeri semua. Tapi -to tell you the truth- sekolah di sekitar rumah gw pun juga ada yang sudah tidak layak lagi. Dan waktu lihat berita di tipi soal bangunan sekolah yang parah banget itu, I kinda understand it. And it hurts. Masa anak2 SD itu belajar di bawah atap sekolah yang kayu2nya sudah lapuk. Klo kayunya jatuh, terus anak2nya kenapa2, gimana coba?!? Siapa yang mau disalahin? Si anak? Bapaknya? Gurunya? Kepseknya? Kayunya? Ato kitanya yang hanya nonton saja (gw??!)? Katanya pak menteri, 45% sekolah negeri di Indonesia sudah tidak layak lagi. Wow..!! Hmm.. We must do something about it. Mungkin dari hal2 yang kecil aja kali ya? Tapi apa?!? *bingung*