Showing posts with label komen. Show all posts
Showing posts with label komen. Show all posts

Tuesday, December 12, 2006

Sony Ericsson P990i



Wuih..



Ni gadget keren amat yak! Cinta pada pandangan pertama nih. Kesampean ga ya? :p



Gimana ngga?

  • UMTS (3G) enabled. Secara kemaren udah pernah pegang N73 selama 1 bulan, jadinya sudah tau enaknya ber-video call ria. Dan punya feeling klo beli handphone yang 3G enabled akan merupakan suatu investasi yang cukup berharga.
  • WI-FI enabled. Hot Spot mulai bermunculan dimana-mana. Termasuk hot-spot gratisan yang suka ada di mall, kampus, pameran-pameran, dan bandar udara. Karena itu juga, semejak beberapa tahun belakangan, PDA dan PDA-phone dengan kemampuan WI-FI ramai bermunculan. Lagi-lagi, rasanya ini investasi yang layak diperhitungkan.
  • 2MP Camera dan VGA Camera for Video Call. Kamera 2MP rasanya sudah cukup handal untuk dijadikan sarana jeprat-jepret sehari-hari, dan untuk saat-saat di waktu camdig ga dibawa. Yah, meskipun tentu tidak se-jago kamera bawaannya Nokia N93 atau Ericsson K800, apalagi Samsung SCH-B600. Yang disebut terakhir mah, dasar gila-gilaan kamera nya. 10MP gitu lho! Mending pake camdig aja sekalian.. :p



Namun, beberapa cons yang juga jadi pertimbangan:

  • MuaHHaLL. Dulu pertama kali tanya harganya, terbilanglah angka 7.5 juta! Namun, 2 hari lalu memantau harga, sudah ada yang berani jual 5,9 juta. Whew, cepet juga turunnya. Tapi masih kemahalan nih. Kayanya perlu nunggu 3-4 bulan lagi. Bisa nyampe 3 juta ga yah!? Keke.. :p
  • Symbian OS. Sebenernya kepengennya pake Windows Mobile 5.0. Secara di rumah dan kantor [masih] pake Windows juga. Dengan begini, kompatibilitas tetap terjaga.



Hmm.. Mesti giat nabung dan berdoa nih! Ato ada yang mo ngasih pas ulang tahun ntar?! Xixi.. ;)

Wednesday, November 29, 2006

Firefox 2.0 Portable & Extension: DownThemAll


Hmm.. Seperti yang sudah pernah disinggung sebelumnya, bahwa di kantor ga bisa sembarangan install software, akhirnya semakin getol buka mata dan telinga terhadap software portable.



Dan sekarang, setelah lama menggunakan Firefox 1.5 portable (+extensions tentunya), kemudian sempat mencoba Opera 9.0 (yang ternyata juga portable), kini aku sudah jatuh hati dengan Firefox 2.0 portable. Tak banyak berbeda, memang. Tapi fitur-fitur seperti tabbed browsing bawaan yang lebih elegan, spell checker, search suggestion dan beberapa fitur standar lainnya, tampaknya sudah cukup memenuhi hasrat menjelajah di dunia maya. Yah, dan juga karena sudah kadung terbiasa dengan environment Firefox sebenarnya.. :p



Kemudian, tak banyak extension yang kutambahkan, hanya:


  1. Adblock Plus, extension untuk block segala macam ad yang muncul, termasuk gambar dan flash.
  2. All-in-one Sidebar, sidebar control yang memungkinkan kita membuka panel extension, download, history, bookmark, page info, dll di sebuah sidebar.
  3. DownThemAll, download manager untuk Firefox.



Dan yang terasa paling berguna --berkaitan dengan issue portability di atas-- adalah DownThemAll, sebuah download manager yang memiliki fitur lebih kaya daripada download utility bawaan Firefox, dan enaknya, terintegrasi langsung dengan Firefox. Jadi tidak perlu install download manager terpisah, dan kemudian mengintegrasikannya dengan Firefox.





PS: Extension yang dulu pernah kuinstall di Firefox 1.5.. Uhmm.. Lagi tidak dipake dulu.. :)

Monday, November 27, 2006

www.honda.co.uk




The best car website i've ever see..!!



Just explore the new Civic, Discover Type-R, See the new Legend, and browse through the menu in top of the page. There's also the making of new Honda Civic tv ad! Fun to watch.. :)



Hilarious..!!


Saturday, September 16, 2006

[salah satu] Issue di Blogger Beta??



Terhitung kira-kira 2 minggu lalu, blog ini hijrah ke blogger beta. Dan sejak itu pula, beberapa issue bermunculan, namun yang paling terasa adalah masalah komen-mengkomen.. :(




Pertama, account yang telah hijrah ke blogger beta, tidak dapat menggunakan account bloggernya untuk memberikan comment di blog lain yang belum pindah ke versi beta.



Kedua, vice versa, account yang belum pindah ke blogger beta, tidak dapat menggunakan account bloggernya untuk memberikan comment di blog yang pindah ke versi beta.




Hiks.. I feel somewhat disconnected.. :(



So, untuk yang pengen buat comment di blogger yang beda versinya dengan account yang dia punya, silahkan gunakan saja pilihan identity sebagai "Others"(Gitu kayanya ya mbak Sekar).



Jangan sungkan kasih komen yah.. :)


/* updated 20060918 10:32 AM */


Untuk tracking issues yang ada di Blogger Beta, bisa lirik di sini. Issue mengenai commenting ini juga telah dibahas di sini.



/* updated 20060920 09:14 AM */


Kaya kata tim blogger.. "All fixed" :) Jadi, no more commeting issues..

Thursday, July 20, 2006

Bukan Surat Cinta


Pulang kantor, bahkan belom sempet buka sepatu, tau-tau si Meutia adik sepupu gw langsung menghambur seraya mengajukan satu permintaan, "Kak Iman*, tolongin Enta** donk!! Buatin surat cinta pake Bahasa Inggris!!". Buset, anak jaman sekarang apakah sebegitu ga malunya ya? Meskipun ama saudara sendiri, gw dulu juga bakal malu-malu klo sudah berurusan dengan hal semacam ini. Dan lagi, masa sih, baru 3 hari masuk SMA, udah mau buat surat cinta segala!! Nih anak kenapa nih?!? Ternyata, "Ini nih! Tugas dari sekolah.. Ayo donk!! Bahasa Inggris soalnya!!". Dan ternyata, setelah dirunut, maksudnya 'sekolah' adalah kegiatan orientasi yang diadakan oleh kakak kelas nya di SMA nya yang baru ini.




*geleng-geleng* [-(



Wah.. Wah.. Ada-ada aja ya what-so-called-orientasi anak SMA jaman sekarang. Masa adek-adek nya yang baru lulus SMP disuruh ngebuat surat cinta segala?! Dipaksa untuk ditujukan ke salah satu kakak kelasnya pula!! Oke deh, klo maksudnya latihan nulis dalam bahasa Inggris. Tapi, apa emang harus itu bentuknya?! Bukankah bakal lebih bermanfaat klo yang dibuat itu artikel lepas, ato apa keq. Itu klo maksudnya memang latihan bahasa Inggris lho! (lirik-lirik dhia dan chie :p). Secara umum, I don't go against kirim-kirman surat cinta antara anak-anak SMA 'masa kini'. Kecuali klo adek-adek gw yang terlibat!! Keke.. :p Tapi dengan mengajarkan hal-hal semacam itu bahkan saat pertama kali anak-anak ini masuk SMA. It just doesn't feel right. Harusnya banyak alternatif kegiatan dan tugas lain yang jauh lebih bermanfaat. Klo emang suatu saat kita ingin menyatakan isi hati lewat surat, bukankah nanti ada waktunya? Seiring dengan perkembangan emosi dan jiwa seseorang, gw yakin ada saatnya dimana kita akan bisa menuangkan itu semua. (hehe.. kaya pernah aja.. :p) Dan itu bukan karena ditugasin oleh seseorang!! [-(



Jadi akhirnya, "Ga ah. Ngapain buat surat gituan. Klo emang disuruh buat kaya gitu ama kakak-kakak kelasnya, ya udah, buat aja sebisanya. Ga usah terlalu dipikirin." Dan akhirnya gw terusin perjalanan, buka sepatu, dan masuk kamar. Yah, klo pun itu emang sesuatu yang harus dikerjakan, pengennya sih dia ngerjain sendiri, meskipun sebisanya dia. Yahh, itung-itung biar ga terlalu tergantung ama orang lain. Dan juga, biar dia ga terlalu mikirin tugas ga penting itu. Tapi ternyata, waktu pagi ini ditanya, "Udah, semalem dibuatin Ayah***". Weleh-weleh... [-(





*: Iya, buat yang belom kenal, gw di kehidupan nyata biasa dipanggil Iman.. :)

**: Panggilan rumah nya di Meutia.

***: Ayah nya di Meutia, oom nya gw.


Monday, May 15, 2006

Flash Back and Redefine


Hmm.. :/



Berapa hari terakhir ini, lumayan sering baca postingan tentang A-Z nya blogging. Mulai dari oom Heri dengan Blogflow Quadrant-nya, tante Lita dengan gimana beliau menilai suatu blog, dan baru saja selesai membaca jenis-jenis Blogger karya oom Budi Putra.



dan..



Hmm.. :/ *confused*



Akhirnya kembali ke pertanyaan awal yang dulu sering kutanyakan pada diri sendiri saat akan memulai halaman ini. "Ngapain sih gw nge-blog?". "Blog gw mau diisi apa ya?". "Penting ya punya blog?". Dan pertanyaan-pertanyaan dasar lainnya yang akhirnya menghantarkanku pada bulan ke-4 blog ini. (Ya.. Ya.. Memang sudah membuat blog ini sejak setahun lalu, tapi blog ini baru hidup selama 4 bulan. Gitu..)




"Ngapain sih gw nge-blog?", "Blog gw mau diisi apa ya?", "Penting ya punya blog?"



Pertama kali *jujur neh* nge-blog karena ikut-ikutan. Februari 2005 lalu. Postingan pertama, kedua, dan ketiga adalah postingan-postingan yang *aku akui* sangat tidak penting. Hanyalah cara seorang mahasiswa tingkat akhir untuk melepaskan diri dari jenuhnya ngerjain TA tiap hari. So, buat account di blogger, register, dan create new blog. Kemudian, karena memang tidak niat nge-blog, dan juga belum tau asyiknya bercerita, akhirnya selama satu tahun blog ini kosong, statis, hiatus.



Kemudian, setelah mendapatkan kembali akses internet yang reliable (baca: gratisan), akhirnya kembali menuliskan cerita-cerita tidak penting lain di blog ini. Diawali dengan tindakan narsis setelah membaca postingan dhia, berlanjut dengan menemukan entri di google tentang blog yang terbuang ini, akhirnya kembali dan melakukan pembenahan di sana-sini. Pembenahan teknis itu bukan hal yang utama. Yang lebih penting, memaksa diri untuk lebih seneng menulis.



Lalu bingung, apa sih yang mau ditulis. Akhirnya mulai dari cerita-cerita sehari-hari, hal-hal menarik yang ditemuin di internet, hingga berita seputar acara jazz di kompleks. Hihi.. Sporadic.. That's the word..



Dan semenjak punya blog ini, berasa ada sesuatu yang harus kita jaga dan pelihara. Jadi inget waktu lagi boomingnya Tamagotchi dulu. Bayangin orang-orang pada care banget ama peliharaannya, padahal kan cuma mainan yang *kayanya* ga penting. Tapi ternyata, perasaan memiliki seperti ini sangat berharga. Sehingga akhirnya tidak peduli apa kata orang, tetep aja menuliskan postingan dengan tema bermacam-macam.



Apalagi akhirnya jadi tau banyak soal apa yang ada di pikiran orang. Bahkan bisa baca cerita-cerita lucu untuk sedikit merilekskan pikiran. Dan yang tak kalah penting, still keep in touch with my friends yang sudah entah di mana.



Tapi kemudian membaca tulisan-tulisan di atas tadi. Think I need to redefine my self and this blog a little bit..



Tapi tetep, I love blogging. Do you..?


Saturday, May 13, 2006

Gempa?


Katanya Jakarta juga ikut terguncang gempa kemaren. Iya? Serius? Emang sih, di detik juga ada beritanya. Tapi kog gw ga kerasa ya? Hmm.. Mungkin waktu dipanggil si bos (Hi Bos™..!!) ke ruangannya. Jadi tiap detik berasa gempa. Wakaka.. :)




Anyway, setiap ada berita/ kasak-kusuk/ gosip/ artikel tentang gempa, gw selalu teringat pengalaman sekali-dua-kali-tiga-kali seumur hidup yang berkaitan dengan gempa. Tidak lain dan tidak bukan adalah waktu Bengkulu dilanda gempa berkekuatan 7.3 SR. Ever imagine that? Gempa sebesar itu, bukan di pulau seberang, bukan di negara tetangga, but on your own backyard..




23.50-an. Lagi asyik-asyiknya tiduran, bersiap untuk bermimpi indah guna menyongsong hari depan yang lebih baik *halah*. Tidak ada angin, tidak ada hujan (literally).. Namun tiba-tiba suara gemuruh datang. Sering liat film-film yang ada gempanya? Saat tiba-tiba atap rumah bergetar, rak-rak dan lemari bergoyang samba, menumpahkan segala isinya? Ya, begitulah yang terjadi malam itu. Celakanya, pintu depan dikunci. Ayah memang sedang pergi malam itu, biasa pekerjaannya memang tidak mengenal waktu. Tapi jadinya, kepanikan melanda seisi rumah gara-gara kunci pintu depan tidak ditemukan. Mana pula waktu itu adik gw yang paling kecil baru berumur 5 tahun. Unimaginable.. Akhirnya lari ke belakang rumah, ke arah kebun yang baru saja digarap. Gempa datang dan pergi selama beberapa saat. Tapi Ahamdulillah semua selamat. Rumah pun selamat. Aneh sebenarnya, karena berjarak 4 rumah di sebelah kanan kami, rusaknya parah. Kayanya tepat di perpatahan tanah, sehingga rumah-rumah yang berada di jalur itu, semuanya hancur. Tanah di bawahnya retak, sehingga pondasi rumah tidak dapat bertahan utuh..



Pekan-pekan itu, berita tentang gempa susulan, atau isu tsunami terus beredar. Ya, tsunami bisa saja terjadi, karena pusat gempa terletak di lepas pantai. Gempa-gempa setelah itu masih banyak bersusulan. 5 SR, 4 SR, dan berbagai gempa kecil yang jumlahnya cukup banyak.



Sehingga waktu kantor ribut gara-gara gempa kemaren, dalam hati gw berkata : "Hmm.. Untung gempanya tidak seperti gempa waktu itu. Or else, entah sudah jadi apa Jakarta detik ini.."


Wednesday, May 03, 2006

2 Mei


Setiap tanggal 2 Mei, ada 2 hal yang terlintas di benak gw.



Pertama, 2 Mei itu ulang tahunnya Donga (Rudi Hardian Dewantara), temen gw sejak SD. Hmm.. But people change yahh (or maybe: I have changed?). Yang jelas, waktu SD dulu, gw dan dia lumayan deket. Sekelas, sering maen Atari (wakaka.. ada yang masih inget Atari ga?), dan lumayan sering melakukan hal-hal ga penting bersama. Tapi setelah gw pindah, dan akhirnya ketemu lagi waktu SMP dan berlanjut hingga SMA, dan ternyata things going in different ways. And it's OK! Tapi maksud gw, pernah ga sih lo punya temen yang kaya gitu? Suatu waktu deket banget, tapi di lain waktu kalian hanyalah temen biasa. Kinda funny sometimes how things going on between you and your friends. Anyway, jadi 2 Mei itu ultahnnya Donga, dan guess what..?? Donga dan Ditha rencananya beberapa bulan lagi mo nikah ne..!!! Hhuhh.. Mupeng abis!! Tahun ini kog banyak temen gw yang nikah ya? Gw yang jomblo ini kapan donk??!



Kedua, kita memperingati 2 Mei -yang hari kelahirannya Ki Hajar Dewantara itu- sebagai hari pendidikan nasional. Tapi yang membuat miris, kog berita di tipi kemaren malah tentang tawuran pelajar dan kondisi kerusakan sekolah di seluruh Indonesia. Nahh lho..




Gw belom pernah ikut tawuran, dan gw bangga akan hal itu. Maksud gw, yang namanya pelajar itu harusnya belajar donk. And I'm not talking about guys-who-reading-books-all-the-time students. Tapi setidaknya yang namanya pelajar itu pergi ke sekolah dan melakukan hal-hal yang membuat dirinya menjadi lebih baik, apapun pengertiannya itu bagi pelajar yang bersangkutan. Yang jelas, do something positive! Tawuran is so far away from that!! Bikin malu sekolah, tau ga sih! Klo emang ada masalah yang emang harus diselesaiin dengan berantem, ya berantem aja! Ga udah usah pake identitas diri sebagai pelajar donk. Gw juga pernah berantem, tapi bukan sebagai pelajar. Ngerti kan? Klo begitu kasusnya, then it's your own business. Dan gw ga peduli. Tapi jangan berantem sebagai pelajar (apalagi tawurannya abis Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional?). Malu men..



Alhamdulillah, gw sekolah di tempat yang layak, meskipun itu sekolah negeri semua. Tapi -to tell you the truth- sekolah di sekitar rumah gw pun juga ada yang sudah tidak layak lagi. Dan waktu lihat berita di tipi soal bangunan sekolah yang parah banget itu, I kinda understand it. And it hurts. Masa anak2 SD itu belajar di bawah atap sekolah yang kayu2nya sudah lapuk. Klo kayunya jatuh, terus anak2nya kenapa2, gimana coba?!? Siapa yang mau disalahin? Si anak? Bapaknya? Gurunya? Kepseknya? Kayunya? Ato kitanya yang hanya nonton saja (gw??!)? Katanya pak menteri, 45% sekolah negeri di Indonesia sudah tidak layak lagi. Wow..!! Hmm.. We must do something about it. Mungkin dari hal2 yang kecil aja kali ya? Tapi apa?!? *bingung*